HOME
PRODUK
DISKON
PESAN

Perbedaan Rumah Huni dan Rumah Villa

rumah villa

 

Perbedaan Rumah dan Villa

Hunian menjadi salah satu kebutuhan utama untuk semua orang. Tanpa hunian maka tidak ada tempat untuk berteduh dan berlindung. Hunian juga menjadi tempat pertemuan dengan keluarga dan teman sehingga menjadi lebih nyaman. Ada banyak model hunian yang bisa Anda pilih sesuai dengan anggaran, mulai dari rumah minimalis yang sederhana, rumah cluster, perumahan mewah,apartemen, kondominium sampai villa.

Hanya saja ternyata masing-masing nama hunian memiliki perbedaan yang jelas. Meskipun semua hunian ini memang digunakan untuk berlindung tapi semua memiliki fungsi dan sifat yang berbeda. Seperti rumah yang umumnya ada di komplek tempat tinggal, ada juga yang dinamakan villa. Villa biasanya hanya dimiliki orang yang benar-benar mampu secara finansial. Agar lebih jelas lagi berikut perbedaan rumah dan villa paling jelas.

1.Fungsi

Memang jika kita melihat rumah dan villa sebenarnya memiliki fungsi yang sama. Sesuai dengan bentuknya maka tempat ini untuk berlindung, istirahat dan menghabiskan waktu dengan keluarga. Namun ternyata jika dilihat secara khusus maka memiliki fungsi yang cukup berbeda, yaitu:

Rumah: rumah menjadi tempat untuk berlindung dari panas dan hujan serta istirahat namun untuk setiap hari. Artianya setelah pulang beraktifitas maka Anda akan pulang ke rumah. Aktifitas bisnis dan usaha kecil juga bisa dilakukan di rumah.

Villa: namanya saja villa sehingga tujuan utamanya adalah untuk tempat istirahat di waktu-waktu tertentu. Biasanya villa digunakan saat berlibur di waktu libur panjang atau di saat akhir pekan. Villa biasanya jarang dihuni pada hari kerja sehingga tampak kosong dari luar. Sehingga villa juga termasuk dalam jenis jenis rumah tinggal.

2.Desain

Desain tempat tinggal biasanya dibuat sesuai dengan fungsinya. Inilah yang membedakan antara rumah dan villa yang jelas terlihat dari dalam dan luar.

Rumah: desain rumah biasanya dibuat untuk mendukung aktifitas sehari-hari. Mulai dari bagian luar sudah dilengkapi dengan taman, garasi, ruang tamu, kamar mandi, ruang keluarga,dapur dan area untuk mencuci. Jika melihat semua bentuk ruang ini biasanya juga dibuat dengan desain yang biasa sesuai dengan konsep rumah. Rumah biasanya juga dibuat dengan desain sesuai dengan tipe atau ukuran rumah.

Villa: desain dari villa biasanya dibuat konsep yang lebih istimewa daripada rumah biasa. Hal ini karena villa dimaksudkan untuk tempat istirahat agar lebih nyaman. Bahkan ada villa yang dibuat dengan konsep desain rumah mewah demi membuat villa terlihat nyaman seperti hotel. Tapi mengikuti perkembangan zaman sekarang banyak villa yang dibuat dengan konsep yang lebih alami mengikutikondisi lingkungan di sekitar villa dibangun.

3.Ukuran

Ukuran sebuah bangunan memang perlu untuk dipertimbangkan dengan baik. Hal ini biasanya dipikirkan saat proses pembelian lahan yang dihubungkan dengan konsep rumah yang akan dibangun. Konsep ini juga yang diterapkan untuk memilih ukuran rumah atau villa. Ada perbedaan yang jelas dalam hal ukuran rumah dan villa.

Rumah: rumah biasanya dibuat dengan ukuran sesuai dengan tema dan model rumah. Termasuk rumah di perumahan yang cenderung memiliki ukuran yang sama. Namun sekarang banyak dibangun jenis perumahan yang berbeda-beda seperti model cluster dan residence. Ada beberapa perbedaan perumahan residence dan cluster. Kemudian juga ada jenis perumahan bersubsidi dan non subsidi. Ukuran rumah juga bisa dibuat lebih leluasa jika Anda membeli tanah baru dibangun rumah sendiri.

Villa: sesuai dengan tujuannya maka villa yang sering digunakan untuk waktu berlibur atau melepas penat saja maka memiliki ukuran yang lebih besar dan luas. Biasanya villa juga diharapkan bisa menampung banyak orang seperti semua keluarga besar. Ruang tidur dan kamar mandi di villa biasanya lebih banyak karena kebutuhan penghuninya.

4.Letak atau Lokasi

Rumah: rumah biasanya terletak di perkotaan atau desa yang dekat dengan kota. Perumahan dan kawasan rumah harus dekat dengan berbagai fasilitas seperti jalan raya, sekolah, perkantoran, pusat industri, rumah sakit dan fasilitas yang lain. Semua itu sangat penting untuk menunjang kebutuhan aktifitas sehari-hari.

Villa: villa biasanya terletak di tempat yang tersembunyi, pelosok desa, jauh dari perkotaan dan bahkan sulit untuk diakses dari jalan raya. Hal ini karena villa diharapkan menjadi tempat istirahat yang tenang, sepi, hijau, udara yang bersih dan indah. Karena itu banyak villa yang dibangun di kawasan perbukitan, dekat pegunungan, sungai dan lokasi lain. Semua ini juga untuk memudahkan penghuni villa mudah untuk mencari pemandangan alam.

5.Perabot

Rumah: perabot dalam rumah biasanya sangat lengkap untuk menunjang aktifitas. Berbagai perabot seperti sofa, meja, meja makan, perabot dapur, tempat tidur dan jenis perabot lain harus lengkap. Bahkan untuk mengisi rumah diperlukan tips memilih furniture agar bisa lengkap dan menunjang kebutuhan penghuni rumah. Termasuk juga perabot untuk anak-anak yang masih kecil.

Villa : villa biasanya tidak memiliki banyak perabot. Perabot utama seperti sofa, meja, dan tempat tidur menjadi perabot wajib. Kemudian hanya dilengkapi dengan alat-alat dapur yang sederhana. Juga banyak villa yang tidak dilengkapi dengan fasilitas hiburan seperti televisi. Semua ini karena banyak pemilik villa yang menggunakan villa untuk istirahat dan mereka cenderung sering menghabiskan waktu di alam terbuka.

6.Rutinitas Kebersihan

Rumah: rumah memang digunakan untuk kepentingan sehari-hari. Semua penghuni rumah pasti akan kembali ke rumah setelah melakukan banyak aktifitas di luar ruangan. Karena itu cara membersihkan rumah harus dilakukan dengan tepat dan harus setiap hari. Jika rumah tidak dibersihkan selama satu hari saja maka akan sangat kotor.

Villa : karena jarang digunakan maka kebutuhan untuk membersihkan villa memang tidak perlu dilakukan setiap hari. Namun villa perlu dibersihkan secara rutin misalnya satu minggu sekali atau tiga hari sekali. Biasanya orang yang membersihkan villa bukan si pemilik villa melainkan penjaga villa yang merupakan penduduk terdekat villa.

7.Sifat Komersial

Rumah tidak bisa dikomersialkan sewaktu-waktu. Namun villa bisa dikomersialkan setiap saat misalnya disewakan untuk setiap akhir pekan. Jadi villa juga bisa mendatangkan keuntungan untuk pemiliknya.

Itulah semua perbedaan rumah dan villa paling jelas. Karena itu sekarang Anda sudah paham bahwa rumah dan villa memang berbeda. Jadi jangan heran ya ketika melihat villa dengan kondisi yang berbeda dibandingkan rumah harian.

5 Cara Mengelola Sampah Rumah Tangga

sampah rumah tangga

 

Sampah dapat menjadi masalah besar jika Anda tidak tahu bagaimana cara mengolahnya dengan baik. Jika ada sampah yang berserakan dan menumpuk di rumah Anda maka dapat memicu munculnya  sarang penyakit dan bakteri jahat. Rumah yang dipenuhi sampah juga dapat memperburuk tampilan dan keindahan rumah serta menyebarkan bau tidak sedap. Cermat dalam mengelola sampah adalah salah satu cara efektif untuk membantu menjaga kesehatan serta kebersihan hunian Anda.  Berikut adalah beberapa cara mengelola sampah rumah tangga Anda yang bisa Anda terapkan agar rumah tetap bersih!

 

1) Letakkan Kantong Plastik di Tempat Sampah

Salah satu cara mengatasi sampah rumah tangga yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi tempat sampah yang berantakan adalah dengan memasang wadah berupa kantong plastik di dalamnya. Kantong plastik hitam yang diletakkan di tempat sampah dapat memudahkan Anda saat hendak membuang sampah yang sudah berlebih. Hal ini juga dapat mencegah timbulnya sarang penyakit dari tempat sampah di dalam rumah Anda. Dengan cara sederhana ini, sampah yang bercecer akibat terlalu penuh dapat dicegah. Hati-hati juga saat hendak memasukkan atau mengeluarkan kantong plastik! Jangan sampai terlalu kasar sehingga kantong plastik menjadi sobek dan sampah justru tercecer di mana-mana. Setelah tempat sampah kosong, segera letakkan kembali kantong plastik di dalamnya untuk menampung pembuangan sampah selanjutnya.

 

2) Bedakan Sampah Organik dan Non Organik

Cara ini jika dimanfaatkan dengan benar terbukti ampuh untuk mengelola sampah dengan baik dan benar. Siapkanlah 2 jenis tempat sampah di rumah Anda untuk sampah organik dan sampah non organik. Perlu diingat, sampah organik berasal dari sisa makanan atau daun yang dapat diuraikan. Sementara plastik, karet, kaleng, atau kaca dapat dikategorikan sebagai sampah non organik. Dengan melakukan pemisahan seperti ini, Anda dapat membantu orang lain atau diri Anda sendiri dalam mengelola sampah ke dalam tahapan selanjutnya. Khususnya sampah bahan plastik yang bisa berbahaya bagi kesehatan lingkungan sekitar. Misalnya pengomposan yang dari sampah organik atau daur ulang untuk sampah anorganik. Sampah yang terpisah juga dapat mengurangi bau kurang sedap yang mungkin tercium.

 

3) Jangan Membiarkan Sampah Menggunung!

Malas tidak akan menyelesaikan masalah! Terlalu lama menimbun sampah dapat membuat kotoran semakin tercecer dan menumpuk di rumah Anda. Segera buang sampah yang telah menggunung! Selain tidak enak dilihat, sampah basah dan kering yang dibiarkan begitu saja selama beberapa hari malah akan menjadi sarang tumbuhnya ulat dan jamur. Jika sudah menimbulkan bau busuk dan terlihat menjijikkan, gunakanlah sarung tangan untuk mengambil kantong plastik dan mengikatnya. Jangan lupa untuk mencuci tangan sehabis membuang atau membersihkan sampah!

 

4) Mencuci Tempat Sampah

Walaupun tempat sampah sudah terlindung dengan pemberian kantung plastik, Anda tetap harus membersihkan tempat sampah secara rutin! Mungkin sekilas akan tampak bersih sehingga tak perlu untuk dicuci. Tetapi, mencuci tempat sampah dapat menjadi langkah sehat untuk mematikan kuman yang bersarang. Caranya sederhana! Anda cukup membersihkan tempat sampah dengan air sabun lalu bilas dengan air. Tunggu hingga sampah benar-benar kering sebelum Anda memakainya kembali. Mudah bukan?

 

5) Lakukan 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

Pengurangan, penggunaan kembali, dan pendaurulangan sampah dapat menjadi langkah selanjutnya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rumah Anda. Untuk mengurangi sampah di rumah, biasakanlah untuk mengurangi pemakaian plastik, kertas, atau bahan-bahan lain yang sulit terurai. Cara lain adalah dengan menggunakan kembali bahan-bahan yang bisa dimanfaatkan kembali, seperti kertas bekas, kardus, dan kantung plastik. Dan yang terakhir adalah daur ulang. Sempatkan untuk melakukan ketiga hal tersebut, ya! Mengelola sampah tak hanya membuat Anda dan keluarga dapat terhindar dari penyakit, tetapi juga menjaga kebersihan dan tampilan rumah Anda. Berhati-hatilah saat mengelola atau merapikan sampah! Selalu gunakan masker dan sarung tangan untuk menghindari diri dari sentuhan langsung terhadap kuman dan bakteri pada sampah. Penggunaan masker dan sarung tangan juga dimaksudkan untuk melindungi Anda dari gangguan kulit dan pernapasan saat melakukan kontak langsung dengan timbunan sampah di rumah

Tinggal di Perumahan

perumahan

PLUS MINUS TINGGAL DI KOMPLEK PERUMAHAN

Komplek perumahan dibangun oleh instansi tertentu sebagai fasilitas untuk karyawan. Besarnya rumah disesuaikan dengan kemampuan karyawan. Pada komplek tidak ada pengembang yang mengelola perumahan.

Kelebihan:
Interaksi sosial bisa terjalin dengan baik karena antara penghuni sudah saling mengenal. Hubungan kerja di kantor ditambah dengan kehidupan bertetangga di rumah membentuk keterikatan di antara mereka.
Terbuka dan mudah melakukan kegiatan bersama seperti arisan, membuat taman bacaan, dan menyelenggarakan aktivitas untuk anak-anak.
Masih memungkinkan minta tolong tetangga untuk menjaga anak, jika ada keperluan mendadak dan tidak bisa membawa anak.
Kelemahan:

Tingkat keamanan tidak begitu ketat. Ada komplek yang dilengkapi dengan petugas keamanan, ada juga yang tidak, tergantung dari inisiatif penghuninya. Akses masuk juga lebih banyak, karena pemukiman jenis ini biasanya terhubung dengan perkampungan di sekitarnya.
Fasilitas tidak lengkap karena kompleks perumahan dibangun bukan untuk komersil, hanya sekadar tempat tinggal.

Sistem kebersihan dan pengairan tidak tertata dengan baik. Semuanya berasal dari inisiatif warga penghuni komplek.
Area bermain terbatas. Biasanya di area kompleks hanya tersedia lapangan sekadarnya.
Kedekatan di antara para penghuni komplek bisa menjadi rentan konflik. Karena mereka berasal dari satu institusi yang sama, mereka bisa mengetahui pangkat, gaji, sampai situasi keluarga masing-masing yang tak jarang menimbulkan iri dan pertengkaran.

Sekarang anda tak perlu khawatir di royal orchid kamu bisa memiliki semua fasilitas yang ada. perumahan murah Sidoarjo Royal Orchid Residence menjadi pilihan yang cocok untuk pasangan muda. Lokasi strategis, Design modern, kualitas material terbaik. Proses pembayaran mudah, dan lingkungan yang sejuk , asri, dan minim polusi sehingga sangat nyaman untuk keluarga meski berada di pusat kota. Dapatkan segala kemudahan dan bonusnya di Royal Orchid Sidoarjo. Didesain mengikuti perkembangan arsitektur perumahan terkini. Menampilkan desain modern dan elegan. Didukung oleh bahan baku material terbaik, untuk kepuasan dan kenyaman Anda. Ditambah lagi kondisi lingkungan yang sejuk dan aman. kunjungi Rumah Murah Sidoarjo

Efek Rumah Kaca

efek rumah kaca

 

Efek Rumah Kaca – pengertian dan proses terjadinya.Rumah kaca merupakan suatu bangunan berbentuk rumah yang keseluruhannya (dinding, atap) terbuat dari kaca. Rumah kaca dipakai sebagai tempat bercocok tanam sayuran, buah-buahan dan bahkan bunga atau tanaman lainnya. Biasanya, rumah kaca digunakan oleh petani-petani di negara yang memiliki 4 musim (di Indonesia, karena matahari bersinar sepanjang tahun, maka rumah kaca jarang digunakan). Suhu di dalam rumah kaca akan terasa hangat walaupun saat itu saat musim dingin. Rumah kaca bekerja dengan menangkap cahaya matahari dan panas dari sinar matahari terperangkap di dalam bangunan sehingga udara menjadi tetap hangat. Jadi, pada siang hari, suhu di dalam rumah kaca menjadi semakin hangat dan pada malam hari suhunya juga tetap hangat.

Efek rumah kaca merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan bumi memiliki efek seperti rumah kaca diatas dimana panas matahari terperangkap oleh atmosfer bumi. Gas-gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2) dapat menahan panas matahari sehingga panas matahari terperangkap di dalam atmosfer bumi. Normalnya, pada siang hari matahari menyinari bumi sehingga permukaan bumi menjadi hangat, dan pada malam hari permukaan bumi mendingin. Akan tetapi, akibat adanya efek rumah kaca, sebagian panas yang harusnya dipantulkan permukaan bumi diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Inilah mengapa bumi menjadi semakin hangat dari tahun-ketahun.

 

Penyebab dan Dampak Efek Rumah Kaca

Penyebab Efek rumah kaca adalah gas-gas rumah kaca. Berikut ini gas-gas di atmosfer beserta persentasi kontribusinya pada efek rumah kaca:

Uap air (H2O), 36-70%

Karbon dioksida (CO2), 9-26%

Methana (CH4), 4-9%

Ozon (O3), 3-7%

Nitrous Oxide (N2O)

CFC dan HFC

Sebenarnya, gas-gas diatas diatas diperlukan juga agar bumi tidak terlalu dingin, akan tetapi sejak revolusi industri, gas-gas seperti karbon dioksida, methana, dan gas berbahaya lainnya menjadi semakin bertambah di atmosfer sehingga konsentrasinya makin meningkat akibat ulah manusia.Jika konsentrasi gas-gas rumah kaca makin meningkat di atmosfer, maka efek rumah kaca akan semakin besar. Berikut ini adalah penyebab-penyebab makin tingginya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer:

 

Penebangan dan pembakaran hutan;

pohon sangat berguna karena dapat mengubah gas karbon dioksida menjadi oksigen yang bermanfaat untuk kita, akan tetapi manusia suka melakukan penebangan hutan dan membakarnya untuk dijadikan tempat bercocok tanam. Selain itu, saat hutan dibakar menghasilkan gas-gas rumah kaca yang tentu dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.

 

Penggunaan bahan bakar fosil;

Penggunaan bahan bakar fosil seperti minyak bumi dan batu bara yang terlalu berlebihan bukan hanya berdampak buruk pada kualitas udara, tapi juga dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer seperti karbon dioksida yang dihasilkan dari hasil pembakaran bahan bakar fosil.

peningkatan karbon dioksida di udara

Meningkatnya konsentrasi karbon dioksida dari tahun ke tahun yang dapat memperburuk efek rumah kaca.

 

Pencemaran laut;

lautan dapat menyerap karbon dioksida dalam jumlah yang besar, akan tetapi akibat pencemaran laut oleh limbah industri dan sampah, laut menjadi tercemar sehingga banyak ekosistem di dalamnya yang musnah, yang menyebabkan laut tidak dapat menyerap karbon dioksida lagi.Industri pertanian; pertanian dalam skala besar (industri) menggunakan pupuk yang dangat banyak. Pupuk yang dipakai tersebut melepaskan gas nitrous oxide ke atmosfer yang merupakan gas rumah kaca.

Limbah industri dan tambang industri seperti pabrik semen, pabrik pupuk, dan penambangan batu baru serta minyak bumi memproduksi gas rumah kaca seperti karbon dioksida.produksi karbon penyebab efek rumah kaca

 

Limbah rumah tangga;

limbah rumah tangga jika dibiarkan akan menghasilkan gas methana dan karbon dioksida yang dihasilkan dari bakteri-bakteri pengurai sampah.

 

Industri peternakan;

industri peternakan seperti peternakan sapi menghasilkan gas methana dan karbon dioksida yang sangat besar ke atmosfer. Gas-gas ini dihasilkan dari kentut sapi (ya, kentut sapi) dan kotoran sapi yang merupakan produk dari bakteri pengurai selulosi di perut sapi.

Jika efek rumah kaca dibiarkan, maka bumi akan menjadi semakin panas. Memanasnya bumi dapat mencairkan es yang ada di kutub utara maupun selatan. Jika es di kutub mencair, maka permukaan air laut akan semakin tinggi yang tentu akan berdampak buruk pada seluruh wilayah di dunia. Berikut ini dipaparkan dampak efek rumah kaca secara lebih detail:

 

Pemanasan global;

pemanasan global merupakan fenomena meningkatnya suhu di permukaan bumi. Hal ini sangat membahayakan seluruh ekosistem yang ada di bumi, dan dapat membahayakan manusia.

 

Mencairnya es di kutub;

hal ini diakibatkan karena kenaikan temperatur dari tahun ke tahun. Jika es di kutub mencair, maka seluruh ekosistem di kutub akan terancam punah.

 

Meningkatnya ketinggian air laut;

hal ini diakibatkan karena es kutub yang mencair. Jika air laut meniggi, maka seluruh populasi yang tinggal di sekitar pantai harus pindah ke tempat yang lebih tinggi. Kota-kota besar di dunia akan lumpuh karena sebagian besar terletak dekat dengan pantai.dampak meningkatnya ketinggian air lautDampak meningkatnya air laut (hingga 6 meter) di wilayah-wilayah Indonesia

 

Laut menjadi semakin asam;

akibat meningkatnya gas-gas rumah kaca di atmosfer, laut juga akan menyerap sebagian gas tersebut. Jika laut berlebihan menerima gas-gas tersebut, maka akan membuat air laut menjadi asam yang mengakibatkan musnahnya terumbu karang dan berbagai macam ekosistem di dalamnya.

 

Berkurangnya lapisan ozon;

gas rumah kaca seperti nitrous oxide berdampak dapat mengurangi lapisan ozon dan merupakan penyebab utamanya. Jika lapisan ozon berkurang, sinar ultraviolet matahari dapat tembus ke permukaan bumi yang dapat mematikan makhluk hidup di dalamnya.

Produk

Follow me

Produk

© 2022 NH Retail – Management by Nurul Hayat